Bill Gates, Microsoft CEO, dalam bukunya yang terkenal "Business At The Speed Of Thought" mengatakan bahwa :
" . . . Perusahaan yang tidak atau belum mempunyai web site adalah perusahaan yang lambat dan tertinggal."
Solusi situs MurahHanya dengan mengunjungi web site, pengunjung dapat mencari informasi mengenai perusahaan anda dengan mudah. Bahkan dapat melakukan perjanjian atau transaksi bisnis secara on line dengan web site.
Hal ini dapat membuat perusahaan anda semakin dikenali masyarakat bahkan masyarakat dunia, karena web site anda dapat dengan mudah dan efektif diakses oleh siapa saja dari seluruh dunia.
"ikhwan-interaktif.com adalah penyelenggara jasa pembuatan WEB DESIGN MURAH, cukup dengan uang Rp. 250 RIBU anda telah mendapatkan situs profesional untuk keperluan bisnis anda"
Di samping itu, sebuah web site yang dirancang dan dibangun dengan baik dapat meningkatkan brand awarness dan tentu saja web site tersebut harus dapat memudahkan anda dalam mengelola bisnis, perhatikan beberapa keuntungan yang akan anda dapat jika anda mempunyai sebuah situs untuk kepentingan bisnis anda :
"Dengan Web Site anda akan mampu mempromosikan layanan jasa atau produk yang anda hasilkan bahkan andapun dapat melakukan transaksi bisnis sepanjang waktu karena web site bekerja selama 24 jam dalam 1 hari dan 7 hari dalam 1 minggu."
"Dengan Web Site produk atau layanan jasa yang anda hasilkan akan dapat dipromosikan ke pasar yang sangat luas jangkauannya, karena internet memiliki cakupan INTERNATIONAL COVERAGE."
"Dengan Web Site anda dapat memajang photo-photo dan lain sebagainya berikut dengan informasi terkait, hebatnya semua itu dapat diganti dengan cepat sesuai dengan keperluan promosi."
"Dengan Web Site anda tak perlu menghabiskan uang banyak untuk berkomunikasi dengan mitra usaha atau calon pelanggan, cukup dengan memasang teknologi live chat atau forum tanya jawab maka keperluan berkomunikasi dengan biaya hemat tercukupi sudah."
web design murahInformasi di dalam sebuah situs harus senantiasa mengalami pembaharuan dari waktu ke waktu secara berkala, hal ini penting untuk memberikan informasi/kesan kepada pengunjung bahwa situs memang di kelola dengan baik dan profesional, juga di samping memang untuk kebutuhan berpromosi yang selalu berubah mengikuti trend bisnis.
Jika menggunakan situs berbasis web dynamis hal tersebut tidaklah terlalu sulit untuk dipenuhi, banyak trik yang dapat di lakukan sehingga situs dapat tetap up to date dengan informasi promosi dari waktu ke waktu.
"Gunakanlah penyelenggara jasa yang menyediakan fasilitas Content Management System (C M S) yaitu : sebuah konsep managemen (perawatan) Content Web (isi situs) yang dapat dilakukan melalui browser oleh siapa saja. Tanpa harus masuk ke dalam hosting server, tanpa software, tanpa harus berkutat dengan untaian script pemograman web site"
Dengan CMS anda dapat menghemat WAKTU DAN UANG, karena anda tak harus mengeluarkan uang (biaya maintenance content) setiap kali melakukan up date (pembaharuan) informasi dari sebuah halaman web site.
Semuanya dapat anda lakukan sendiri tanpa lagi bergantung kepada web developer, semua itu dapat dilakukan dari rumah, kantor dan dari semua tempat yang memiliki komputer yang terkoneksi dengan internet dengan cara yang mudah dan cepat"
Artikel Menarik dari www.begonyaorangiklan.com
Posted on 02 Oct 2007 by adminyang di ambil dari http://blog.360.yahoo.com/blog-CSLN7GEncq3mR.FHr48Ya6O6VFw-?cq=1&p=2
Kita nih orang iklan bego banget.
Kita udah tau kalo di Indonesia orang udah makin canggih, makin melek dan ngerti internet. Malahan menurut APJI (Asosiasi Penyedia Jasa Internet) pengguna internet taon 2004 di Indonesia udah 12.000.000 orang.
Eh, masih juga kita nggak pake media ini sebagai strategic communications tool. Gile beneeerrr... Gini nih ceritanya...
#1 : "website = Media Masih Baru"
Orang sering takut sama fungsi website, karena nggak ngerti. Sebenernya website itu punya karakter yang unik. Dia interaktif, bisa diakses 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun dan dia bisa di-update sesering dan secepat kita mau. Selain itu, perilaku orang mengunjungi sebuah website bisa dipelajari secara kuantitatif maupun kualitatif.
Kita bisa tau mereka dari negara mana, datang liat halaman yang mana, berapa lama ngeliatnya, dan seterusnya. Ini media yang bener-bener bisa dianalisa secara ilmiah efektifitasnya. Website dianggap media yang baru, yang kadang bikin takut orang iklan -- apalagi orang iklan yang udah rada berumur. Jadi, teknologi canggih ini nggak berani di rekomendasikan ke klien. Boro-boro mau rekomendasi, gapteknya aja masih belom sembuh bener. Kalo aja semua orang iklan sadar bahwa website itu sebenernya nggak baru-baru amat, kita bisa lebih pe-de ngeyakinin klien.
#2 : "Website = Corporate Website"
Kita kalo denger kata "website", biasanya yang ada dipikiran kita itu bentuknya corporate website, alias situs web perusahaan. Padahal masih banyak fungsi website buat sarana komunikasi brand yang kita tangani.Mulai dari brand character affirmation, product knowledge improvement sampe target-specific teaser. Pada prinsipnya ada 7 (tujuh) jenis website:
1. Corporate Website
2. Brand Website
3. Brand-Sponsored Website
4. Online Community Website
5. Promotional Website
6. Teaser Website
7. Product Website
Sebuah perusahaan consumer goods, bisa memanfaatkan ke-7 jenis ini sekaligus untuk bisa engoptimalkan brand-nya. Cuma aja kita orang iklan nggak gitu ngerti. Kalo kita nggak ngerti, gimana bisa ngeyakinin orang laen. Bener gak?.
#3 : "MBikin Website = Urusan Orang IT"
Kalo kita usul ke klien,"Pak, saya ada usul buat website..." Kadang, kalimat kita belom beres, dia bilang,"Oooh, gak usah. Website kita udah ada. Tuh, si Joni anak IT yang buat. Dia kebetulan emang hobby maen internet..." Bego bener kalo kita orang iklan ngejawab,"O, ya udah, Pak. Dia jago ya?" Hewlett-Packard di Amerika, yang notabene perusahaan IT ultra canggih dan super gede kapitalisasi pasarnya, masih outsource untuk bikin website perusahaan mereka. Mereka tau bahwa bikin website bukan urusan hobby, tapi kapabilitas inter-discipline sebuah tim. Nggak efisien juga kalo mereka punya tim internal IT sekaligus jadi tim web developer . Sama aja tim in-house agency -- mana ada sih yang bener-bener bagus? Ada juga klien ngomong,"Bikin website? Bukannya gampang? 3 hari juga jadi sama tim IT saya." Itu kaya klien ngomong,"Masang iklan? Kalo gak salah gampang. Tinggal bikin desain, simpen di CD, trus kirim ke bagian iklan media. Beres."
Dia pikir, pasang iklan itu kaya pasang dop mobil kali. Gitu juga urusan website. Orang masih sering mikir, "Gampang". Padahal buat bikin website yang bagus, ada banyak unsur, mulai dari communication design, information design, interface design, web technology design dan bahkan bisa samp ke experience design. Bikin website yang efektif musti ngerti psychology,mass communication, copywriting, interactive design dan graphic design. Kalo orang IT internal bisa semuanya, berarti ada dua kemungkinan: dia punya 5 gelar graduate dan postgraduate sekaligus, atau dia sok tau aja. Website itu urusan orang komunikasi, orang media, orang kreatif dan sebagainya -- bukan cuma urusan orang IT.
#4 : "mBikin Website = Murah Banget"
Sama juga kalo kita ketemu calon klien waktu pitching, trus dia bilang,"Mahal amat fee-nya? Tuh tukang iklan di deket rel kereta samping rumah saya kalo pasang iklan di Pos Kota bisa murah!" Nah, yang beginian kan ribet. Ini orang nggak ngerti kalo bikin iklan tuh ada strateginya, ada yang namanya market segmentation sampai brand positioning yang perlu dipersiapkan sama tim khusus. Ada creative strategy, media strategy sampe ada competitive analysis. Itu tukang iklan di pinggir rel bisa murah, karena emang segmen pasar dia laen banget. Nah, gitu juga sama urusan website.
Ada website yang cuma beberapa ratus ribu, yang dibikin sama anak kuliahan yang lagi nyari tambahan buat uang kos, ada juga website yang dibangun pake web presence strategy yang kompleks dan measurable. Kalo ada orang bikin website harganya murah, pasti jelek. Jelek strateginya, jelek teknologinya dan jelek interface-nya. Darimana taunya? Soalnya bikin website yang bagus itu perlu berbagai unsur. Ada unsur art dan science. Nah, begonya kita, kadang kita terpengaruh sama omongan orang. Kalo ada direktur perusahaan ngomong."Ah, kalo bikin website, keponakan saya juga bisa." Kesian bener tuh orang...
#5 : "iMc = Gak Perlu Website"
Kalo kita ngomong Integrated Marketing Communications, kita ngomong above-the-line sama below-the-line activities. Begonya kita, kita sering lupa kalo website itu bisa dipake sebagai bagian dari strategi komunikasi brand yang kita tangani. Misalnya, kalau kita mau buat iklan untuk produk shampoo, kita bisa buat teaser dengan domain www.rahasiawanita.com, trus kita isi dengan materi yang menarik seputar keindahan rambut.
Setelah di-launch (atau di-relaunch) kita juga bisa buat konsep portal vertikal namanya www.tipsrambutindah.com yang isinya tips kesehatan rambut, dengan ditambah konsultasi dokter, lomba foto rambut indah, langganan tips rambut indah lewat e-newsletter, sampe integrasi informasi berkala dengan sms seputar keindahan rambut -- semua dengan sponsorship strategy yang jelas dan pake corporate colour yang senada dengan brand-nya. Sebut aja produknya, pasti ada cara menggunakan website untuk bikin kampanye iklannya lebih heboh, lebih terfokus dan lebih efektif secara terukur. Kita orang iklan sering lupa, atau paling nggak sedikit cuek, tentang pemanfaatan website untuk strategi Integrated Marketing Communications yang kita usulin ke klien.
----
Sebenernya, kalo aja kita mau eksplorasi ide-ide baru seputar karakteristik media ini, kita bisa nemuin banyak cara buat bantu klien kita supaya mereka bisa lebih sukses sama produknya dan brand-nya. Tinggal kitanya aja yang mutusin. Mau coba mikirin apa nggak. Mau mulai langkah baru atau nggak.
Kalo kita emang udah siap brain-storming, yuk, kita ngobrol bareng. Begonya kita, mustinya dari dulu kita kenalan...
















Login with Facebook (Site)




















































